Minggu, 21 Desember 2008

Nasihat untuk Pendengkur

Ini pertama kalinya manggung pake nama QOEJA.
Nama Qoeja digagas sama Melati 2003 coz waktu latihan, aku sama Ulie bawa sepasang boneka Qoeja yang kami beli di bazar PKM. Ulie warna pink, aku warna kuning.

Qoeja waktu itu mentasin dramatisasi puisi "Nasihat untuk Pendengkur" karya Warih Wisatsana di gedung PKM UPI. Kami manggung dalam rangkaian acara Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia 2004. Waktu itu aku jadi panitia BBSI, jadi koordinator pergelaran.

Anak-anak Qoeja yang manggung adalah aku si Sigit Rais (2002), Tresna Ismaya (2002), Melati (2003), Kiki Sukirno (Dik. 2003), Ana (2003), dan Entang (2003).

Ada cerita mbo papo tentang pementasan ini. Waktu itu, saat kami anteng di atas panggung, tiba-tiba senior kami, yaitu Kang Dian Nendi Ihung (2000), tiba-tiba naik ke atas panggung dan nimbrung ikutan manggung...(liat aja di foto ini).




Bener-bener di luar dugaan. Yah... pementasan jadi tambah semarak lah pokoknya...

hmm... hmm.. aya aya wae nya....

Jumat, 28 November 2008

Angle on "si Pitung"


Ini aku pas lagi maen kabaret "si Pitung" punya Badalohor. Waktu itu, aku manggung di acara Anual Party Grafindo Media Pratama (kantor tempat aku gawe). Pelaksanaannya tanggal 17 Agustus 2008.
Tadinya, aku main ke base camp Badalohor di Cibadak cuma pengen negokin kegiatan latihannya aja. Lagian udah lama aku nggak ketemu sama temen-temen di sana. Tapi, aku diajakin maen juga. Ya udah we... ikutan walaupun nggak optimal latihan.. hehehe...

Yah, lumayan malu... coz nggak pake baju di depan temen2 kerja... hehehe...

Roejak Seni Satrasia



Ini fotoku waktu baca puisi "Sajak Orang Gila" karya Sapardi Djoko Samono.
Kegiatannya diselenggarakan di depan sekre Hima Satrasia, dalam rangka menyambut mahasiswa baru Bahasa dan Sastra Indonesia UPI tahun 2004.

SKRIPSI



The Black Death (2005)